Contoh Alif Lam Syamsiah

Posted on

Sahabat muslim, membaca tilawah Al-Qur’an bukan hanya masalah mengeja kata demi katanya saja. Tapi lebih daripada itu, ada aturan khusus bagaimana sebuah kalimat dilafalkan yang dikenal dengan ilmu tajwid. Salah satu tajwid yang paling sering muncul dalam bacaan Al-Qur’an adalah alif lam syamsiah.Alif Lam Syamsiah

Hukum membaca tajwid ini berbeda dengan ejaan kalimatnya. Karena itulah masih banyak muslim yang belum membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan tilawah yang benar. Nah, kini jadi saat sahabat muslim mulai belajar dari tajwid yang cukup mudah ini dulu kan?

Baca Juga : Pengertian Alif Maqsurah


Pengertian Alif Lam Syamsiah

Alif lam berasal dari dua huruf hijaiyah yaitu ﺍ  dan  ﻝ. Syamsiah artinya menyerupai matahari (dalam artian sifatnya). Hukum tajwid ini mendapatkan nama alif lam karena memang fokus kata tersebut terdiri dari dua huruf ini.  Banyak juga ulama yang menyebut hukum tajwid ini dengan istilah idghom syamsiah.

Dua huruf hijaiyah yaitu lam dan alif jika bertemu dengan huruf hijaiyah yang lain harus dilawaflkan dengan cara yang berbeda. Idghom syamsiah adalah hukum tajwid bagian dari alif lam ta’arif yang bisa terjadi jika ada huruf alif dan lam bertemu dengan 14 huruf hijaiyah lainnya. Empat belas huruf hijaiyah tersebut dikenal dengan nama “huruf syamsiah”.

Sahabat muslim, berikut ini 14 huruf syamsiah yang harus dihafalkan:yaitu ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن. Bagaimana cara membaca idghom syamsiah ini? Huruf lam atau alif yang bertemu dengan 14 huruf di atas harus dibaca samar dan membaur. Artinya huru alif dan lam dimasukkan ikut huruf di depannya.

Huruf lam alif di bagian depan 14 huruf syamsiah dianggap tidak ada dan disamarkan bacanya. Dalam Al-Qur’an sendiri banyak sekali bacaan idghom syamsiah ini. Bahkan jumlahnya mungkin lebih banyak dibandingkan idghom qomariyah ataupun bacaan tajwid lainnya.


Ketentuan Bacaan

Sahabat muslim, saat membaca Al-Qur’an maka gunakan tajwid yang baik dan benar. Niscaya bacaan Al-Qur’an sahabat muslim akan terdengar lebih bagus. Jika sahabat muslim menemukan tajwid idghom syamsiah dalam kalimat, maka ada dua ketentuan yaitu:

Baca Juga :Pengertian Alif Layyinah


  • Ibtida’

Ibtida’ adalah bacaan idghom syamsiah yang terletak pada awal kalimat atau ayat. Jika sahabat muslim menemukan bacaan ini, maka wajib hukumnya membaca huruf alif layaknya berharokat fathah (a). Kemudian huruf lam yang ada di belakangnya dianggap tidak ada. Huruf lam ini wajib dileburkan dengan huruf di belakangnya.


  • Tengah Ayat

Jika alif lam berada di tengah-tengah ayat, maka sahabat muslim harus meleburkannya. Huruf alif lam tidak boleh dibaca nyaring dan jelas. Anggaplah alif lam tersebut tidak ada. Huruf sebelum alif lam akan langsung dileburkan ke dalam huruf syamsiah di belakang alif lam.


  • Hamzah Washal

Jika sahabat muslim menemukan huruf hamzah washal yang kemudian bertemu dengan huruf lam alif, maka itu salah satu tanda adanya tajwid idghom syamsiah dalam ayat tersebut. Hamzah washal biasa terdapat di awal mula ayat. Huruf hamzah menurut Al-Qur’an standar Indonesia memang tidak diberi harokat. Tapi sahabat muslim bisa membacanya jadi /a/.


  • Menyambung 2 Ayat

Jika sahabat muslim ingin menyambungkan 2 ayat Al-Qur’an untuk dibaca sekaligus, maka huruf alif lam pada ayat berikutnya tidak dibaca jelas. Sahabat muslim bisa menggabungkan 2 ayat untuk dijadikan 1 kali bacaan jika memang terdapat tanda waqof mamnu.

Baca Juga : Panduan Membaca Hamzah Washal


Perbedaan Idghom Syamsiah dan Qomariyah

Ada 2 jenis idghom yang banyak muncul di Al-Qur’an yaitu idghom syamsiah dan qomariyah. Jika syamsiah berarti matahari, maka qomariyah berarti bulan. Keduanya punya hukum bacaan yang berbeda dan harus sahabat muslim pahami. Apa saja perbedaan dari 2 idghom ini?

  1. Huruf lam dan alif dalam idghom syamsiah tidak perlu dibaca jelas dan masuk ke dalam huruf di depannya. Tapi idghom qomariyah, lam dan alifnya tetap dibaca jelas.
  2. Huruf alif dan lam dalam idghom syamsiah tidak disertai dengan harokat apapun dan dianggap tidak ada. Sedangkan alif dan lam dalam idghom qomariyah bertanda baca sukun.
  3. Idghom syamsiah menggunakan tanda baca tasydid.
  4. Huruf lam pada idghom qomariyah bertanda baca sukun.

Contoh Alif Lam Syamsiah

Sudah paham kan bagaimana ketentuan dari idghom syamsiah? Sekarang sahabat muslim harus belajar mengenali dan membaca bacaan yang mengandung tajwid idghom syamsiah. Contohnya seperti di bawah ini:

اَلسَّبُّوْرَةْ yang benar dibaca assabbuurah, bukan al sabbuurah.

اَلطَّارِقُ yang benar dibaca attooriq bukan altooriq.

اَلثَّاقِبُ dibaca atssaaqib bukan altsaaqib

اَلصَّيْفِ dibaca ashshaiif bukan alshaiif

اَلرَّحْمٰنِ dibaca arrohmaan bukan alrohmaan.

اَلضُّحٰى dibaca addhuhaa bukan aldhuhaa.

اَلتَّكَاثُرُ yang dibaca attakaatsur bukan al takatsuur.

Baca Juga : Mengenal Ta Marbutah dalam Bahasa Arab dan Al Qur’an

Tajwid alif lam syamsiah memang jauh lebih mudah dikenali daripada jenis tajwid lainnya. Semakin sering sahabat muslim mempraktekkan bacaan tajwid ketika tartil Al-Qur’an, maka akan semakin bagus kemampuan tilawahnya.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO