Pengertian Alif Maqsurah

Posted on

Tahukah sahabat muslim jika ada beberapa huruf lain yang tidak termasuk dalam 28 huruf hijaiyah? Ternyata ada variasi turunan dari huruf hijaiyah yang banyak sahabat muslim temukan di dalam Al Qur’an dan juga bahasa Arab. Salah satunya adalah alif maqsurah. Huruf ini banyak ditemukan pada akhir kalimat dan dibaca panjang. Apakah sahabat muslim mengerti cara penulisannya?Alif Maqsurah

Alif maqsurah (ى) adalah huruf turunan dari alif. Huruf ini tidak ada dalam daftar 28 huruf Arab. Biasanya alif maqsurah ada di akhir kalimat dan melambangkan fonem /a/. Alif jenis ini selalu dibaca panjang, dalam bentuk mad, dan tidak pernah mendapatkan harokat. Jadi sahabat muslim tidak akan mendapati huruf alif maqsurah dengan tanda baca fathah, dhommah, atau kasroh.

Baca Juga : Pengertian Alif Layyinah


Alif Maqsurah

Bagi orang yang baru belajar membaca huruf Arab, alif maqsurah sangat mirip dengan huruf ya’. Bahkan banyak orang yang salah mengira huruf variasi ini adalah bentuk lain dari ya’. Perbedaan yang paling mendasar dari ya’ dan alif maqsurah adalah adanya dua titik di bagian bawah. Pada huruf alif maqsurah tidak ada dua titik tersebut.

Pada dasarnya jika sahabat muslim melihat huruf alif yang tegak lurus, maka itu adalah alif dasar dari huruf hijaiyah. Banyak ulama yang berpendapat bahwa alif (huruf pertama hijaiyah) adalah permulaan dari penciptaan Allah SWT. Garis tegak lurus ini jadi cikal bakal seluruh huruf hijaiyah. Bahkan alif juga menjadi cikal bakal huruf turunannya, termasuk jenis maqsurah.


Ciri Khas Alif Maqsurah

Agar sahabat muslim bisa membedakan antara jenis huruf hijaiyah dasar dan alif jenis maqsurah, maka perhatikan ciri-ciri utamanya. Huruf alif dalam sebuah kata baru bisa disebut sebagai maqsurah (meringkas) jika memenuhi syarat seperti:

Baca Juga : Panduan Membaca Hamzah Washal

  1. Terdapat dalam kata-kata isim yang diakhiri dengan huruf alif.
  2. Kata tersebut bisa diakhiri dengan alif layyinah dengan huruf ya’.
  3. Huruf alif dalam kaidah maqshurah sebenarnya bukan alif asli. Tapi yang sahabat muslim tulis adalah jenis alif munqolif (berubah). Alif ini bisa juga disebut sebagai tambahan (zaidah). Karena itu, sahabat muslim akan menemukan tidak ada sama sekali huruf alif tegak di akhir kalimat jenis ini. justru alif ini dilambangkan mirip dengan ya’.
  4. Meskipun seperti berakhiran ya’ tanpa 2 titik, tapi alif maqsurah tidak mengubah pengucapan kata tersebut. Jika huruf awalnya berharokat fathah, maka tetap dieja “a”.

Cara Penulisan Alif Maqsurah

Ada dua jenis cara menulis huruf alif maqsurah dalam bahasa Arab. Ada yang berada di akhir kalimat dan tersambung dengan kata lain. Ada juga huruf yang berdiri sendiri (lepas dari kata di depannya). sahabat muslim harus paham benar bagaimana aturan penulisan huruf ini yaitu:


  • Huruf dengan Posisi Lepas

Huruf alif maqsurah yang berdiri sendiri harus ditulis sama seperti versi aslinya yaitu ى. Huruf ini dibaca fonem /a/ yang panjang. Jenis ini cenderung lebih sedikit terdapat dalam bahasa Arab dibandingkan alif tambahan yang bersambung dengan kata di depannya.


  • Huruf dengan Posisi Tersambung

Banyak huruf alif maqsurah yang bersambung dengan kata di depannya. Jika sahabat muslim ingin menuliskan kalimat dengan turunan alif ini secara bersambung, maka gunakan format ـى. Kata dengan akhiran alif maqsurah yang bersambung tetap dibaca “a” panjang.


Jenis-Jenis Isim Maqshurah


  • Isim Qiyasi

Isim (kata benda) qiyasi ini dilafalkan dan ditulis sesuai budaya Arab turun temurun. Isim qiyasi setidaknya ada 10 jenis yaitu:

  • Masdar fiil lazim wazan fi’il.
  • Wazan fi’al.
  • Wazan fu’al (bentuk jamak dari fi’al).
  • Isim maf’ul.
  • Wazan maf’al yang berguna untuk memberikan keterangan waktu, zaman, ataupun makanan.
  • Wazan mif’al yang menunjukkan kata benda perangkat.
  • Wazan af’al.
  • Wazan jamak maunnat
  • Wazan muannat

Baca Juga : Mengenal Ta Marbutah dalam Bahasa Arab dan Al Qur’an


  • Isim Sima’i

Berbeda dengan isim qiyasi yang sudah nyata jelas pengucapannya, isim sima’i justru tidak bisa dibaca sesuai dengan tampilan harokatnya. Isim sima’i hanya bisa dibaca sesuai dengan hafalan dan kesepakatan orang-orang Arab. Contohnya adalah فتى ، هدى ، حجا.


Perbedaan Alif Maqsurah dan Alif Mamdudah

Selain alif maqsurah ada jenis turunan huruf alif lainnya yaitu mamdudah. Keduanya memang berasal dari huruf dasar alif. Tapi sahabat muslim harus bisa membedakannya ciri keduanya. Berikut ini adalah perbedaan kedua jenis huruf turunan alif ini:

  1. Kata yang diakhiri dengan huruf alif maqsurah disebut dengan isim maqsur. Kata ini disebut demikian agar kata tersebut lebih mudah dibedakan dari alif mamdudah.
  2. Alif mamdudah adalah variasi huruf alif yang dipanjangkan karena setelah huruf tersebut diikuti oleh hamzah.

Baca Juga : Huruf Idgham Bilaghunnah

Huruf turunan dari alif memang cukup banyak terdapat dalam bahasa Arab. Misalnya saja alif maqsurah yang banyak terdapat pada akhir kata. Jika sahabat muslim menemukannya, maka hukum bacaan yang harus diterapkan adalah dibaca panjang dan jelas.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO