Bacaan Do’a Sholat Muhammadiyah

Posted on

Sholat merupakan rukun islam kedua yang hukumnya wajib dikerjakan karena ibadah ini tidak bisa digantikan. Apabila ditinggalkan akan mendapatkan dosa. Sahabat muslim yang dimuliakan oleh Allah, berikut ini akan dikupas secara lengkap mengenai do’a sholat Muhammadiyah. Bacaan Do’a Sholat Muhammadiyah


Tata Cara Sholat


  • Membaca Niat

Sahabat muslim yang budiman, sebelum sholat dimulai maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat. Niat boleh dilafalkan keras atau lirih dan bisa juga diucapkan di dalam hati.

Baca Juga : Mengenal Bacaan Rukuk Muhammadiyah


  • Takbiratul Ihram

Caranya adalah kedua tangan diangkat sejajar dengan telinga sembari mengucap takbir. Setelah itu, membaca surat Al-Fatihah dan salah satu surat pendek yang terdapat di dalam Al-Qur’an.


  • Rukuk

Tangan diangkat setinggi telinga, kemudian membungkukkan badan dengan tangan memegang kedua lutut sembari membaca takbir. Posisi yang sempurna yaitu antara kepala dan punggung rata, kemudian membaca do’a.


  • I’tidal

Selesai rukuk, kembali berdiri tegak sembari mengangkat kedua tangan hingga sampai ke telinga sambil mengucapkan sami’allahu liman hamidah. Selanjutnya, sahabat muslim membaca do’a.


  • Sujud

Posisi sujud yang benar adalah dahi diletakkan pada alas sholat. Ketika sujud membaca tasbih. Selanjutnya, mengucapkan takbir dan duduk di antara dua sujud sembari membaca do’a lalu sujud kembali dan berdiri.


  • Tasyahud Awal dan Akhir

Tasyahud awal dikerjakan pada rakaat kedua sholat. Setelah itu, kembali berdiri sambil mengucapkan takbir. Tasyahud akhir dikerjakan di rakaat keempat atau rakaat terakhir. Posisi duduk tawarruk (kaki bersilang) lalu membaca do’a.


  • Salam

Salam diucapkan sambil menengok ke sebelah kanan dan ke kiri secara bergantian. Salam juga menjadi tanda bahwa serangkaian ibadah sholat sudah selesai. Banyak keutamaan mengucapkan salam karena mengandung do’a.

Baca Juga : Do’a Iftitah Muhammadiyah


Bacaan Do’a Sholat Muhammadiyah


  • Do’a Iftitah

اَللّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَاياَيَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

للّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَاياَ كَماَ يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

اَللّهُمَّ اغْسِلْ خَطَاياَيَ باِلْماَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

Artinya:

“Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan di antara kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.”


  • Do’a Rukuk

اغْفِرْلِى اَللّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ رَبَّناَ اللّهُمَّ سُبْحَانَكَ

Artinya:

“Segala puji bagi-Mu, Ya Allah Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu yan Allah ampunilah aku”.

Baca Juga : Do’a Iftitah Muhammadiyah


  • Do’a I’tidal

فِيْهِ مُبَارَكًا طَيِّبًا كَثِيْرًا حَمْدًا لحَمْدُاْ وَلَكَ رَبَّنَا

Artinya:

“Ya Tuhan kami, (hanya) untukMu lah (segala) pujian yang banyak, baik dan diberkahi padanya ”.


  • Do’a Sujud

اغْفِرْلِى اَللّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ رَبَّناَ اللّهُمَّ سُبْحَانَكَ

Artinya:

“Segala puji bagi-Mu, Ya Allah Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu ya Allah ampunilah
aku”.


  • Do’a Duduk di antara Dua Sujud

وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَاجْبُرْنِى وَارْحَمْنِى اغْفِرْلِى اَللّهُمَّ

Artinya:

“Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku, dan berilah rizki
untukku”.


  • Do’a Tasyahud Awal

. تُهُوَبَرَكاَ  اللهِ وَرَحْمَةُ النَّبِيُّ أَيُّهاَ عَلَيْكَ اَلسَّلاَمُ .وَالطَّيِّباَتُ وَالصَّلَوَاتُ لِلّهِ اَلتَّحِيَّاتُ

الصَّالِحِيْنَ للهِ عِباَدِاوَعَلَى عَلَيْناَ اَلسَّلاَمُ

                       سُوْلُهُ رَ وَ عَبْدُهُ ا مُحَمَّدً أَنَّ شْهَدُ أَ وَ للهِا اِلاَّ لاَاِلَهَ اَنْ شْهَدُ أَ

Artinya:

“Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebagusan adalah kepunyaan Allah, semoga keselamatan bagi Engkau, ya Nabi Muhammad, beserta rahmat dan kebahagiaan Allah. Mudah-mudahan keselamatan juga bagi kita sekalian dan hamba-hamba Allah yang baik-baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya”.

Baca Juga : Bacaan Tahiyat Awal Muhammadiyah


  • Do’a Shalawat kepada Nabi

وَالِ إِبْرَاهِيْمَ عَلَى بَارَكْتَ كَمَا مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ عَلَى وَبَارِكْ هِيْمَابْرَإِلِاوَ إِبْرَاهِيْمَ عَلَى صَلَّيْتَ كَمَ مُحَمَّدٍ الِ وَعَلَى مُحَمَّدٍ عَلَى صَلِّ اَللّهُمَّ

مَجِيْدٌ حَمِيْدٌ إِنَّكَ إِبْرَاهِيْمَ

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Kau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Kau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau yang Maha Terpuji dan Maha Mulia”.

Banyak manfaat yang bisa kita ambil dengan memperbanyak membaca sholawat, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Memicu datangnya nikmat dan karunia dari Allah SWT.
  • Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Ditinggikan sepuluh derajat dan dihapus sepuluh keburukan.
  • Membaca sholawat juga dapat menjanjikan tempat kembali terbaik dan pahala yang banyak bagi yang mengamalkannya.
  • Amalan yang paling membuat do’a-do’a gampang dikabulkan karena turunnya barokah dan bisa membersihkan hati.
  • Sholawat dapat menjadikan sahabat muslim bahagia dan mendapatkan kepuasan baik lahir maupun batin serta dosa-dosanya akan diampuni.
  • Pahala membaca sholawat setara dengan pahala memerdekaan seorang budak.
  • Bagi yang banyak membacanya maka Nabi akan senantiasa hadir ketika seseorang itu dalam sakaratul maut.
  • Sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi.

  • Do’a sesudah Tasyahud Awal

الرَّحِيمُ الْغَفُورُ أَنْتَ إِنَّكَ وَارْحَمْنِي، عِنْدِكَ مِنْ ةً مَغْفِرَ لِي فَاغْفِرْ أَنْتَ لاَّإِ لذُّنُوبَ يَغْفِرُ وَلاَ اًكَثِير ظُلْماً نَفْسِي ظَلَمْتُ إِنِّي اللَّهُمَّ

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak. Tiada sesiapa yang dapat mengampunkan dosa-dosa melainkan Engkau, maka ampunilah bagiku dengan keampunan dari pada-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.”

Baca Juga : Bacaan Tahiyat Akhir Muhammadiyah

Ada empat macam do’a yang dapat dibaca setelah tasyahud sebelum salam. Do’a tersebut tidak wajib dibaca karena bukan merupakan rukun sholat. Namun, alangkah baiknya jika sahabat muslim semua membacanya seperti yang telah dianjurkan di dalam banyak hadits. Salah satunya adalah do’a seperti di atas.

Di dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa ada seorang sahabat yang pernah melihat Rasulullah sholat. Pada saat itu, Rasulullah meletakkan tangan kiri di atas paha kiri dan tangan kanan di atas paha kanan sembari menggenggam jarinya serta jari telunjukkan dibentangkan. Kemudian Rasulullah berdo’a, do’a ini sering dibaca oleh beliau. Bunyinya:

دِينِكَ عَلَى قَلْبِى ثَبِّتْ الْقُلُوبِ مُقَلِّبَ يَا

Artinya:

“Wahai zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.


  • Do’a Tasyahud Akhir

الدَّجَّالِ الْمَسِيْحِ فِتْنَةِ شَرِّ وَمِنْ,وَالْمَمَاتِ الْمَحْياَ فِتْنَةِ وَمِنْ,لْقَبْرِ عَذَابِ وَمِنْ ,جَهَنَّمَ عَذَابِ مِنْ عُوْذُبِكَأَ نِّىأ اَللّهُمَّ

Artinya:

“Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari siksa jahannam dan siksa kubur, begitu juga dari fitnah hidup dan mati, serta dari jahatnya fitnah Dajjal (pengembara yang dusta)”.


  • Do’a Salam

كَاتُهُ وَبَرَ اللهِ وَرَحْمَةُ عَلَيْكُمْ السَّلاَمُ

Artinya:

“ Berbahagialah kamu sekalian dengan rahmat dan berkah Allah”.


Keutamaan Mengerjakan Sholat


  • Sebagai Penyejuk Hati

Sholat merupakan kegiatan berdzikir kepada Allah SWT sehingga bisa memberikan efek menenangkan jiwa. Sholat juga merupakan bentuk interaksi antara hamba dengan Tuhan untuk memuji dan mengagungkan Allah serta berdo’a memohon suatu permintaan kepada-Nya.


  • Menggugurkan Dosa

Di dalam sholat terdapat banyak do’a-do’a yang salah satunya adalah untuk memohon ampunan. Dengan demikian, sholat bisa menghapus kesalahan dan dosa dengan catatan tidak mengerjakan dosa besar.


  • Sebagai Penghubung Hamba dan Tuhan

Hal ini tampak pada saat sahabat muslim sedang membaca surat Al-Fatihah ketika sholat. Misalnya adalah saat seorang hamba membaca ayat kedua yang berbunyi “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin” maka Allah berfirman “Hamba-Ku memujiku.” Saat ayat ketiga dibaca, Allah juga berfirman “Hamba-Ku menyanjungku,”  begitu seterusnya sampai ketujuh.

Uraian tersebut menggambarkan bahwa sholat dapat mempererat hubungan dengan Tuhan. Betapa besarnya keutamaan sholat bagi sahabat muslim semua karena di dalamnya banyak bacaan-bacaan do’a.


  • Sebagai Cahaya Sekaligus Penolong

Sholat bisa menjadi cahaya yang menerangi di alam kubur dan penolong baik di dunia maupun di akhirat. Bahkan, Nabi pun mendirikan sholat ketika mengalami sebuah perkara yang sulit.

Do’a sholat Muhammadiyah di atas dapat menjadi panduan bagi Anda saat mengerjakan baik itu sholat fardhu maupun sholat sunnah. Do’a-do’a tersebut mengandung makna yang sangat baik. Oleh karena itu, harus khusuk ketika membacanya di dalam sholat. Harapannya agar do’a yang sahabat muslim semua panjatkan dikabulkan  oleh Allah SWT.

Pemuda Muslim Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri #Programmer #Blogger #Desainer