Jawaban Barakallahu Fiik yang Benar dan Waktu Tepat Menggunakannya

Posted on

Pengertian Barakallahu Fiik

Barakallahu fiik adalah ucapan yang kini sering dibaca dan didengar oleh sahabat muslim saat bertemu saudara lainnya. Lalu bagaimanakah cara memberikan jawaban barakallahu fiik tersebut? Apakah sahabat muslim yang dirahmati Allah mengetahui makna dasarnya? Maka untuk menjawabnya sahabat muslim perlu memahami makna kata itu lebih dulu agar khusyuk saat mengucapkannya.Jawaban Barakallahu Fiik

Barakallahu fiik bukan sekadar ucapan selamat yang diberikan kepada orang lain atas nikmat, rezeki, keberhasilan dan lain sebagainya yang mereka terima. Kalimat tersebut mengandung doa dan makna yang harus sahabat muslim perhatikan dan renungi secara seksama. Dengan begitu sahabat muslim bisa menerapkan akhlak yang baik sesuai Islam kepada sesama saudara muslim dan muslimah di dunia.

Baca Juga : Wa Iyyaki Artinya Secara Bahasa dan Makna


Mengenal Arti dan Makna Barakallahu Fiik

Sahabat muslim perlu memahami bahwa Bahasa Arab dari barakallahu fiik terdiri dari beberapa rangkaian kata. Pada rangkaian kata pertama berasal dari gabungan kata barakah dan Allah sehingga dapat diartikan sebagai berkah atau segala kebaikan yang dilimpahkan Allah. Sedangkan tambahan satu kata di depan atau di belakang yakni fiik berfungsi untuk memperkuat tujuan kalimat.

Maksud dari pernyataan di atas yakni kalimat tersebut memiliki tujuan kepada siapa ucapan dan doa disampaikan. Fiik dalam kosakata Bahasa Arab saat digabungkan dengan barakallah bermakna tujuan untuk seseorang yang sedang berada di hadapan sahabat muslim baik perempuan maupun laki-laki.

Tulisan sebenarnya dari pelafalan barakallahu fiik, di bagian belakang berakhiran ka dan ki yakni “fiika” dan “fiiki”. Keduanya ditujukan bagi seseorang dengan jenis kelamin secara khusus, “fiika” untuk laki-laki sementara “fiiki” untuk perempuan. Namun pelafalannya tetap dengan bunyi yang sama yakni barakallahu fiik, dan hanya berlaku untuk penyebutan secara perorangan.

Apabila secara kebetulan sahabat muslim bertemu dengan lebih dari satu orang perempuan maka dapat menambahkan “fiikunna”. Sementara untuk laki-laki yang berjumlah lebih dari satu orang yakni dengan menggunakan “fiikum”. Jika sahabat muslim justru bertemu dengan keduanya yaitu laki-laki dan perempuan maka perlu mencantumkan kata “fiikuma” di belakang ucapan barakallah.

Baca Juga : Bahasa Arab Sama-Sama secara Bahasa dan Makna

Makna utama dari kalimat barakallahu fiik adalah semoga segala keberkahan diberikan kepadamu. Namun sebagian besar sahabat muslim tentu belum benar-benar memahami maksud dari makna dasar tersebut. Sebenarnya maksud dari ucapan sekaligus doa barakallah menyangkut tentang segala pemberian Allah yang harus disyukuri, dibagi, tidak dihabiskan tanpa berguna bagi orang lain.

Apabila sahabat muslim masih belum memahaminya, maka bacalah beberapa sumber mengenai kisah Rasulullah yang menganjurkan mengucapkan kalimat tersebut kepada sesama muslim. Terutama di saat ada seorang muslim yang membagi kenikmatan dan rezekinya kepada kita, seperti berikut,

أُهْدِيَتْ لِرسولِ اللهِ صلی الله عليه و سلم شاةٌ ، فقال: اقسميها ، فكانتْ عائشةُ رضي الله عنها إذا رجَعَتْ الخادِمُ تقول: ما قالوا ؟ تقول الخادم قالوا: بارَكَ اللهُ فيكم فتقولُ عائشةُ رضي الله عنها:  وفيهم باركَ اللهُ ، نرُدُّ عليهِم مثلَ مَا قالوا ، ويَبْقَى أجرُنا لَنا.

“Aku memberikan hadiah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa seekor domba. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Bagi dualah domba tersebut”.Telah menjadi kebiasaan bagi Aisyah radhiallahu ‘anha, bila pelayannya telah pulang, maka ia bertanya: “Apa yang mereka katakan“? Pelayanannya menjawab, mereka mengucapkan: “Barakallahu fiikum“ (semoga Allah melimpahkan keberkahan pada kamu)“. Maka Aisyah radhiallahu ‘anha mengucapkan: “Wa fiihim barakallah“ (dan semoga Allah pun melimpahkan keberkahan kepada mereka). Kita telah membalas do’a mereka dengan do’a yang semisal dan tetap bagi kita mendapatkan pahala“. [HR. Nasa’i dalam Amalul yaum wal lailah no.303. Kata Al Albani rahimahullah dalam Al Kalim At Thayyib 239: Jayyid/bagus].


Jawaban Barakallahu fiik dan Waktu yang Tepat Mengucapkannya?

Sahabat muslim sepatutnya dapat menjawab doa dan ucapan seseorang yang menyampaikan barakallahu fiik. Seperti yang telah di sebutkan dalam kisah yang diriwayatkan an Nasa’i di atas, bahwa jawaban Aisyah RA kepada seseorang yang memberinya doa yakni “Wa fiihim barakallah”. Namun sahabat muslim harus memahami bahwa kata “fiihim” diucapkan kepada orang banyak.

Jika maksud dan tujuan sahabat muslim hanya untuk membalas doa secara personal, kepada seorang laki-laki atau perempuan saja, maka jawaban yang tepat adalah “Wafiika atau Wafiiki Barakallaah”. Sahabat muslim dapat mengucapkannya kapanpun ketika terdapat seorang lelaki atau perempuan menghadiahkan sesuatu kepada sahabat muslim dan hadiah tersebut berasal dari hartanya sendiri.

Baca Juga : Na’am Artinya secara Bahasa dan Makna

Namun, kebanyakan sahabat muslim yang belum mengerti asal-usul mengapa doa ini perlu diucapkan kepada seseorang  akan mengatakannya kepada semua orang dalam kondisi bahagia. Meski mereka tidak memberikan sedikit atau sebagian kebagiaan dan nikmat yang mereka peroleh. Tetapi hal tersebut tetap diperbolehkan jika si pemberi ucapan dengan ikhlas mendoakannya.


3 Keutamaan Menjawab Barakallahu Fiik untuk Seluruh Umat Muslim

Sahabat muslim jangan terlalu merasa bersalah jika belum pernah menjawab doa barakallahu fiik sebelumnya. Karena sahabat muslim masih harus memperdalam pengetahuan tentang keutamaan menjawab doa sebagai sesama muslim sekaligus mengikuti teladan Rasulullah seperti berikut:


  • Saling Mendoakan kepada Sesama Muslim

Sahabat muslim tentu tetap diperbolehkan jika menjawabnya dengan cara mengucapkan kata lain. Namun jika sahabat muslim membalas doa tersebut dengan ucapan waa fiika barakallah, maka artinya sahabat muslim juga turut mendoakan seseorang yang merasa bersyukur atas kenikmatan Allah yang bisa kita salurkan kepada mereka. Sahabat muslim bersama orang tersebut memperoleh berkah yang sama.


  • Membahagiakan Orang Lain dengan Sikap dan Doa atas Pemberian Kita

Semua orang yang memberi segala sesuatu  kepada orang lain pasti akan sangat senang jika pemberian tersebut dihargai dan dimanfaatkan baik. Jika sahabat muslim menjawab doa dari seseorang yang telah menerima pemberian kita maka mereka akan merasa lega dan senang. Mereka tidak akan ragu untuk memanfaatkan pemberian tersebut karena menganggapnya berkah dari Allah.


  • Bersyukur atas Nikmat Allah melalui Orang Lain

Saat sahabat muslim menjawab doa dari seseorang yang bersyukur dan berterima kasih atas pemberian sahabat muslim maka hal tersebut juga akan membuat sahabat muslim sadar. Nikmat Allah sebenarnya sangat banyak hingga sahabat muslim harus membaginya dan memperoleh berkah darinya. Sahabat muslim juga akan menyadari bahwa sahabat muslim lebih beruntung dari orang lain yang lebih membutuhkan.

Baca Juga : Mengenal Kata Afwan, Artinya, Makna, dan Penggunaan yang Benar

Jawaban barakallahu fiik cukup sederhana dengan bacaan sama persis seperti kalimat doa yang diucapkan orang lain kepada para sahabat muslim. Kini sahabat muslim tahu bahwa tujuannya untuk membalas doa agar Allah memberkahi semua pihak, baik si pemberi rezeki maupun si penerima pemberian. Sahabat muslim dapat mulai mengamalkannya setiap memperoleh ucapan dan doa itu.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO