Pengenalan Mengenai Wazan, Istilah di dalam Ilmu Sharaf

Posted on

Sahabat muslim, apakah kalian tahu bahwa di dalam ilmu sharaf ada istilah mendasar dan bahkan cenderung fundamental untuk diketahui karena berkaitan dengan susunan kata yang ada di dalam sharaf? Istilah tersebut adalah wazan dan mauzun. Di mana kedua istilah tersebut penting untuk dipahami oleh pemula karena jika memahaminya, sahabat muslim bisa mudah untuk melafalkan perubahan bentuk kata.Wazan

Selain memudahkan dalam melafalkan perubahan bentuk kata, sahabat muslim pun bahkan dapat lebih mudah untuk memahami perubahan kata yang terjadi pada sharaf. Simak penjelasan mengenai kedua istilah dalam sharaf tersebut pada pembahasan ini, ya!

Baca Juga : Pengenalan Haal (الحال) Beserta Contohnya


Pengertian Wazan

Wazan dapat diartikan sebagai sebuah pola mendasar yang ada di dalam ilmu bahasa Arab di mana pola tersebut terdiri dari tiga buah huruf asli yaitu ‘ain fi’il (عَ), fa’ fi’il (فَ), dan lam fi’il (لَ). Jika digabung, ketiga huruf tersebut akan membentuk sebuah kata yaitu فَعَلَ yang berarti melakukan atau mengerjakan.

Wazan digunakan untuk dapat menimbang kalimat lain sehingga sahabat muslim dapat mengetahui huruf asli dan huruf tambahan dari kalimat tersebut. Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, wazan merupakan istilah yang digunakan di dalam ilmu sharaf pada ilmu bahasa Arab.

Seperti yang sudah sahabat muslim ketahui, meskipun bahasa Arab dapat dikatakan sebagai bahasa yang efektif juga cerdas, Bahasa Arab terhitung sebagai bahasa yang tricky di mana jika terdapat satu kesalahan pada harokat saja, makna kata tersebut dapat berubah. Maka dari itu, sahabat muslim harus mengetahui dan mengerti mengenai wazan.

Adapun beberapa manfaat yang dapat sahabat muslim dapatkan jika mempelajari dan memahami mengenai wazan, di antara lainnya adalah:

  1. Dengan sahabat muslim mempelajari wazan, sahabat muslim dapat memperkecil adanya peluang kesalahan dalam pengolahan kata dan kalimat di dalam bahasa Arab. Jika ada pun, sahabat muslim pun dapat memperbaikinya
  2. Dengan sahabat muslim mempelajari wazan, mempelajari bahasa Arab akan menjadi lebih mudah karena ada tashrif akan sahabat muslim lakukan dengan mudah sehingga maksud dan tujuan sahabat muslim akan dapat tersampaikan dengan baik dan tepat
  3. Dengan sahabat muslim mempelajari wazan, sahabat muslim dapat mengetahui perbedaan arti dari kata yang ditulis dengan menggunakan susunan huruf yang sama.

Baca Juga :  Pengertian Maf’ul Liajlih


Pengertian Mauzun

Sama seperti wazan, mauzun juga merupakan istilah yang ada di dalam ilmu sharaf. Mauzun merupakan kata yang mengikuti atau ada setelah wazan. Mauzun dapat diartikan juga sebagai kata atau kalimat yang ditimbang dengan wazan.

Mauzun digunakan untuk dapat mencocokkan kata dan kalimat yang tidak ada di dalam kitab tashrif yang kemudian akan dibahas secara mendalam pada bab muthobaqoh di ilmu sharaf.


Jenis Wazan

Di mana para bab tashrif di ilmu sharaf, wazan dibedakan menjadi 7 jenis atau kategori, yaitu:


  • Tsulasi Mujarrod

Wazan yang termasuk ke dalam kategori tsulasi mujarrod ini merupakan fi’il yang disusun oleh tiga buah huruf dan tidak memiliki baik pengulangan maupun tambahan huruf. Beberapa huruf yang mungkin saja ada di dalam kategori ini adalah alif, wawu, dan juga huruf ya. Di dalam kategori wazan ini sendiri kemudian dibagi lagi menjadi enam bab, yaitu فَعَلَ-يَفْعُلُ, ,فَعَلَ-يَفْعِلُ, فَعَلَ-يَفْعَلُ, فَعِلَ-يَفْعَلُ, فَعُلَ-يَفْعُلُ, فَعِلَ-يَفْعِلُ.

Baca Juga : Pengertian Maf’ul Mutlaq 


  • Tsulasi Mazid Ruba’i

Wazan yang termasuk ke dalam kategori tsulasi mazid ruba’I merupakan fi’il yang disusun oleh tiga buah huruf asli dan ditambah dengan satu huruf tambahan sehingga jumlahnya menjadi empat huruf. Pembagian pembahasan dari kategori ini adalah ﻓَﺎﻋَﻞَ-يُفَاعِلُ, ﺃَﻓْﻌَﻞَ-يُفْعِلُ, dan ﻓَﻌَّﻞَ-يُفَعِّلُ.


  • Tsulasi Mazid Khumasi

Wazan yang termasuk ke dalam kategori tsulasi mazid khumasi sama seperti namanya, khumasi (lima huruf), merupakan fi’il yang disusun oleh tiga buah huruf asli dan ditambah dengan dua buah huruf tambahan sehingga jumlahnya menjadi lima huruf.


  • Tsulasi Mazid Sudasi

Sama seperti wazan tsulasi mazid sebelumnya, kategori wazan ini juga disusun oleh tiga buah huruf asli yang kemudian ditambahkan dengan tiga buah huruf tambahan sehingga jumlah hurufnya adalah enam (sudasi).


  • Ruba’i Mujarrod

Berbeda dengan wazan tsulasi mujarrod, fi’il yang dikategorikan pada ruba’I mujarrod disusun oleh empat huruf asli.

Baca Juga : Pengertian Maf’ul Fih


  • Ruba’i Mazid Khumasi

Sama halnya dengan perbedaan yang terdapat pada tsulasi mujarrod dan ruba’I mujarrod yaitu pada jumlah huruf aslinya, ruba’I mazid khumasi juga hampir sama dengan tsulasi mazid khumasi terkecuali pada jumlah huruf aslinya yaitu empat.


  • Ruba’i Mazid Sudasi

Kategori wazan yang terakhir ini terbentuk dari empat huruf asli dengan dua buah huruf tambahan (dapat berupa huruf lain atau pengulangan).

Baca Juga : Contoh Maf’ul Bih

Demikianlah pembahasan mengenai dua istilah di dalam ilmu sharaf yang saling berhubungan yaitu wazan dan mauzun. Kami selalu berharap semoga dengan membaca penjelasan dari kami, sahabat muslim semua dapat lebih mengerti dan memahami materi ini, juga bisa meningkatkan keinginan untuk belajar bahasa Arab dan menggunakannya.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO