Resensi Novel Burlian

Posted on

Resensi Novel Burlian

Satu lagi novel karya Tere Liye yang booming berjudul Burlian. Banyak hal menarik disajikan pada tulisan yang satu ini. Melalui resensi novel Burlian berikut, Sahabat bisa melihat profil buku hingga unsur-unsur penting dalam salah satu novel best seller penulis asal Lahat tersebut.

Baca Juga : Resensi Novel Sunset Bersama Rosie

Profil Novel Burlian

Novel berjudul Burlian, ditulis oleh novelis ternama Indonesia Tere Liye yang memang sudah banyak merilis novel berkualitas. Berikut ini profil dari novel tersebut.

  • Judul : Burlian (serial anak-anak mamak)
  • Penulis : Tere Liye
  • Penerbit : Republika
  • Tahun Terbit : 2009
  • Jumlah Halaman : 339 halaman

Baca Juga : Resensi Novel Bidadari-Bidadari Surga

Sinopsis novel Burlian

Novel ini mengisahkan tentang kehidupan anak di sebuah kampung bernama Paduraksa, Burlian namanya. Dia memiliki seorang kakak bernama Pukat, yang sudah seperti sahabatnya sendiri. Kemudi ada dua orang kakak perempuan bernama Amelia dan Ayuk Eli.

Mereka termasuk anak nakal dan sulit untuk diatur, pantas saja mamak mereka sering marah dengan kelakuan keduanya.

Sebut saya tingkah Burlian yang mengajak sang kakak bolos sekolah, hanya untuk mencari belalang. Namun ulah bolos mereka diketahui mamak (ibu-red), yang langsung memberikan hukuman kepada keduanya.

Tak tanggung-tanggung, mamak menyuruh mereka mencari kayu bakar di gunung dengan hanya dibekali nasi putih saja. Untungnya, hukuman ini berhasil membuat mereka jera untuk bolos sekolah lagi.

Ada lagi kenakalan Burlian, yang nekat membeli kartu togel dua buah untuk bermain. Bahkan, dia memenangkan banyak uang dari dua kartu tersebut karena ternyata nomor yang keluar adalah kebalikan dari tanggal lahirnya.

Lagi-lagi kelakuan nakalnya itu diketahui sang mamak, yang mendapati kartu togelnya di balik pakaian. Mamak langsung marah dan merobek kartu togel tersebut, meskipun sang anak membawa pulang banyak uang hasil kemenangan permainan haram itu.

Burlian juga pernah pergi ke sungai larangan bersama temannya bernama Can, namun hampir saja diterkam buaya karena kakinya terperosok ke dalam sarang buaya.

Beruntung, bapaknya dan Bakwo Dar segera muncul dan si bapak menembak buaya dengan senapan angin.

Pada plot lain, Burlian memiliki seorang guru bernama Pak Bin. Sudah 25 tahun mengabdi, namun tak kunjung diangkat menjadi PNS karena tak memiliki uang untuk mengurusnya. Alhasil, Pak Bin menjadi guru paling lama di sekolah Burlian yang sudah sangat reot dan rapuh itu.

Burlian, melihat sosok mamaknya sebagai seorang yang pemarah dan tidak menepati janji. Alasannya, janji sang mamak untuk membelikannya sebuah sepeda jika sudah khatam Alquran di tempat mengaji asuhan Nek Kiba tidak ditepati

Malahan mamak memilih membantu pengobatan Wak Lihan, juga mendaftarkan Ayuk Eli ke sekolah di kawasan Kota.

Melalui penjelasan bapak, Burlian menjadi sadar bahwa sang mamak sangat mencintainya. Bapak menceritakan beberapa kisah heroik mamak menyelamatkan Burlian, pertama dari serangan lebah yang mengakibatkan mamak disengat ribuan lebah dan sakit dalam waktu lama.

Ada lagi cerita dari Ayuk Eli, tentang upaya mamak membelikan Burlian sepeda dengan cara menggadaikan cincin pernikahan yang merupakan salah satu benda berharga milik mamak.

Klimaks cerita, adalah ketika Burlian menjadi korban runtuhnya sekolah mereka yang juga membuat tewas dua kawan sebayanya. Saat berada di rumah sakit, dia dikunjungi oleh menteri yang menanyakan apa keinginan Burlian.

Dengan polos, dia meminta Pak Bin diangkat menjadi PNS dan sekolahnya diperbaiki kembali agar jadi lebih bagus dan beberapa permintaan lainnya.

Semua terkabulkan hingga akhirnya Burlian bisa sekolah lagi sampai tamat dan mendapatkan nilai bagus. Sebagai siswa berprestasi, Burlian diberi beasiswa oleh seorang insinyur Jepang dimana biaya sekolahnya sampai kuliah di Jakarta akan ditanggung.

Baca Juga Resensi Novel Kisah Sang Penandai

Kelebihan novel Burlian

Melalui resensi novel Burlian ini, sahabat juga bisa mengetahui beberapa kelebihan salah satu karya Tere Liye ini. Diantaranya adalah:

  • Deskripsi petualangan yang dilakukan Burlian bersama sang kakak dan teman-temannya mampu dituangkan dengan kalimat-kalimat yang menarik. Sehingga sahabat seperti masuk ke dalam cerita.
  • Memberikan beberapa pelajaran hidup, tentang kepolosan anak kecil yang tindakannya masih belum mempertimbangkan banyak hal sehingga tak jarang berakhir menjadi sebuah masalah
  • Memberikan motivasi untuk siapapun agar mau berpetualang, menemukan hal-hal baru yang ingin diketahui.
  • Pembelajaran tentang teknik mendidik anak, dengan tegas tanpa perlu melakukan kekerasan seperti memukul. Namun memberikan hukuman sebagai efek jera.
  • Dilihat dari alur ceritanya, Burlian cukup mudah dipahami karena menggunakan alur maju yang sederhana namun unik.
  • Memperlihatkan perjuangan seorang ibu, untuk melindungi anak-anaknya dan membantu mereka jadi dewasa sebagai pribadi yang baik.

Baca Juga; Resensi Novel Moga Bunda Disayang Allah

Kekurangan novel Burlian

Salah satu kekurangan dari novel ini, yaitu pada awal cerita terlalu membosankan sehingga bagi yang tidak suka hal bertele-tele mungkin tidak akan lanjut membacanya sampai selesai.

Ada juga kekurangannya, soal ilustrasi gambar yang tidak ada. Padahal ceritanya tentang kisah anak-anak, dimana kebanyakan dari mereka masih sangat butuh visualisasi saat membaca sebuah cerita.

Unsur Intrinsik novel Burlian

Soal unsur intrinsik yang tersedia dalam novel ini, ada beberapa macam yaitu:

  • Tokoh

Banyak tokoh yang dihadirkan dalam salah satu novel best seller Tere Liye ini.

  1. Burlian

Sosok anak yang nakal dan tidak bisa diatur, namun memiliki jiwa sosial yang tinggi. Tapi, dia juga pintar terbukti dari nilainya saat tamat SD.

  1. Mamak

Sosok ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya dengan cara tepat. Tidak memanjakan, namun mendidik mereka, melalui hal-hal sederhana tapi membekas

  1. Bapak

Sosok pemimpin keluarga yang sangat sabar dan peduli dengan sesama

Dan masih banyak lagi tokoh lainnya, dengan karakter sendiri dan mampu membangun alur cerita menjadi lebih menarik.

  • Alur

Alur dari novel ini adalah alur campuran, ada alur maju kemudian mundur dan maju lagi.

Masih banyak karya-karya Tere Liye lainnya yang pastinya tak kalah menarik. Paling tidak, melalui resensi novel Burlian sahabat bisa tahu bahwa sebuah novel berkualitas memiliki isi yang sangat bagus untuk berbagai kalangan.

Baca Juga : Resensi Novel Hafalan Shalat Delisa

Pemuda Muslim Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri #Programmer #Blogger #Desainer