Resensi Novel Janji

Posted on

Resensi Novel Janji

Semua karya Tere Liye pasti memiliki kesan tersendiri di hati Sahabat, bukan? Ya, setiap novel yang dibuatnya pasti selalu diingat oleh para pembaca termasuk novel berjudul Janji. Jika penasaran, maka lebih baik baca resensi novel Janji terlebih dahulu ya.

Bagaimana identitas novel Janji? Bagaimana sinopsis novel Janji Tere Liye? Apa unsur intrinsik dan ekstrinsik dari novel yang satu ini? Temukan jawaban lengkapnya dengan membaca informasi di bawah ini ya!

Identitas Novel Janji

Lihat Juga; Resensi Novel Jingga dan Senja

Para pembaca novel karya Tere Liye selalu dibuat takjub karena setiap novel memiliki kisah unik dan menariknya tersendiri. Novel Janji juga memiliki kisah uniknya tersendiri lho.

Beberapa pembaca yang sudah pernah membaca novel ini sebelumnya bahkan berpendapat bahwa novel Janji menjadi salah satu novel misteri karya Tere Liye.

Namun, sebelum membaca sinopsis dari novel ini, ada baiknya untuk mengetahui tentang identitas bukunya terlebih dahulu. Berikut ini identitas novel Janji, yaitu:

  • Judul : Janji
  • Penulis : Tere Liye
  • Tahun Terbit : 2021 (Cetakan Pertama)
  • Penerbit : PT Sabak Grip Nusantara
  • ISBN : 9786239726201
  • Halaman : 488 Halaman

Sinopsis Novel Janji Tere Liye

Lihat Juga; Resensi Novel Hujan Bulan Juni

Novel berjudul Janji berisi tentang kisah tiga sekawan bernama Hasan, Baso, dan Kahar. Mereka adalah tiga sosok yang dikenal sebagai pembuat onar di suatu sekolah agama. Tingkah onar dan kenakalan mereka memang sudah dikenal guru dan murid-murid lainnya.

Suatu hari ketika ada tamu penting menemui Buya (Kiyai), Hasan, Baso, dan Kahar kembali berbuat onar. Mereka menjahili tamu-tamu penting itu yang tidak lain adalah seorang calon Presiden dan stafnya. Hasan, Baso, dan Kahar memasukkan garam ke dalam cangkir teh calon Presiden, para staff, dan Buya.

Tingkah mereka yang sangat jahil membuat Buya tidak memberikan hukuman berat, melainkan malah memberi mereka tugas. Apa tugas yang diberikan Buya? Buya memberikan tugas kepada mereka bertiga untuk mencari seseorang bernama Bahar.

Bahar adalah murid dari ayah Buya puluhan tahun yang lalu. Ayah Buya sendiri merupakan sosok pendiri sekolah agama tersebut. Dulu Bahar merupakan seorang murid yatim piatu yang sangat nakal. Ia tinggal bersama neneknya sebelum akhirnya dikirim ke sekolah agama tersebut.

Tindakan usil Bahar bahkan sangat parah. Dulu ketika bulan Ramadhan, Bahar sengaja membangunkan sahur menggunakan meriam dengan bubuk mesiu di sekolah agama tersebut. Alhasil, sekolah terbakar dan seorang murid difabel meninggal dunia.

Setelah kejadian itu, Bahar dikeluarkan dari sekolah. Namun, semenjak itu ayah Buya sering bermimpi buruk dan mempunyai perasaan bersalah kepada Bahar.

Oleh karena itu, Buya kini ingin kembali menemui Bahar yang entah di mana keberadaannya. Hasan, Baso, dan Kahar pun harus menempuh perjalanan panjang untuk menemukan sosok Bahar.

Mereka bahkan harus berurusan dengan mafia ibukota provinsi, masuk ke penjara, hingga menempuh petualangan ke Jakarta. Ya, semua mereka lakukan untuk menemukan jejak kehidupan seorang Bahar.

Bagaimana kisah perjalanan Hasan, Baso, dan Kahar untuk menemukan Bahar? Apakah mereka berhasil menemukan sosok Bahar? Pelajaran berharga apa yang bisa Hasan, Baso, dan Kahar pelajari dari kisah sosok Bahar?

Ikuti perjalanan Hasan, Baso, dan Kahar dengan lengkap dan detail melalui novel Janji karya Tere Liye ya!

Kelebihan Novel Janji Karya Tere Liye

Lihat Juga; Resensi Novel Sepotong Hati

Novel Janji ini dikemas dengan menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami. Selain itu, pemilihan kata juga sangat tepat, apa lagi di dalam novel ini ada gaya bahasa anak muda seperti Hasan, Baso, dan Kahar serta ada gaya bahasa orang tua atau penasehat seperti Buya.

Novel Janji karya Tere Liye juga memiliki pesan moral yang berbeda dari novel-novel karyanya sebelumnya. Pesan moral yang sangat dalam ini menjadi kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh novel Janji.

Setiap pesan moral atau hikmah bisa didapatkan melalui kehidupan Bahar yang kemudian menjadi jawaban atas pertanyaan “Apa hal istimewa yang dilakukan oleh pembunuh yang membuatnya bisa memiliki derajat mulia kelak di kemudian hari?”.

Ya, novel Janji benar-benar memberikan sebuah makna atau pesan moral yang sangat berharga bahwa setiap orang suci punya masa lalu dan setiap pendosa punya masa depan.

Tere Liye juga tidak salah pilih judul untuk kisah karyanya yang satu ini. Janji adalah judul novel yang tepat sebagai gambaran mengapa sosok Bahar akhirnya bisa melakukan banyak hal yang membuatnya bisa mendapatkan kemuliaan dan kebaikan.

Itulah kelebihan dari novel Janji karya Tere Liye. Pesan moral yang sangat mendalam tentang kehidupan, membuat novel ini sangat cocok untuk dibaca oleh Sahabat.

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Janji

Lihat Juga; Resensi Novel Berjuta Rasanya Karya Tere Liye

Resensi novel Janji juga akan memberikan informasi mengenai unsur Intrinsik dan unsur ekstrinsik dari cerita di dalamnya. Unsur Intrinsik dari novel Janji karya Tere Liye, yaitu:

●        Tokoh

Hasan, Baso, Kahar, Buya, Ayah Buya, Bahar, dan lain sebagainya.

●        Setting Tempat

Sekolah agama, ibukota provinsi, Jakarta, penjara, dan lain sebagainya.

Unsur ekstrinsik dari novel Janji karya Tere Liye mengandung unsur sosial yang kuat di mana menceritakan tentang kehidupan di sebuah sekolah agama. Selain itu, budaya dan kehidupan di kota besar Jakarta juga dijelaskan dalam novel ini.

Resensi novel Janji karya Tere Liye di atas tentu saja akan membuat Sahabat semakin penasaran, bukan? Ya, novel yang satu ini memang terkesan misterius dengan alur cerita yang menceritakan jalan penebusan dosa sosok Bahar.

Selain itu, perjalanan yang ditempuh Hasan, Baso, dan Kahar juga tidak kalah menarik. Mereka harus menemui berbagai rintangan dalam perjalanan yang tidak mudah ketika harus menemukan sosok Bahar. Yuk langsung beli novel Janji agar Sahabat bisa mengikuti kisahnya secara lengkap!

4.9/5 - (108 votes)
Pemuda Muslim Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri #Programmer #Blogger #Desainer