Penggunaan kalimat Hanya Allah Yang Tahu (Wallahualam) Yang Benar

Posted on

Di berbagai kesempatan, sahabat muslim mungkin pernah mendengar pernyataan hanya allah yang tahu (wallahualam). Tapi bagaimana penulisan dan penggunaannya yang benar? Agar tidak salah, ada baiknya simak informasi penting berikut sampai tuntas!Hanya Allah Yang Tahu


Kesalahan dan Koreksi Penggunaan Kalimat Hanya Allah Yang Tahu (Wallahualam)

Selama ini ternyata banyak kesalahan yang terjadi, dalam penulisan hingga pelafalan kalimat yang dalam bahasa arab dibaca wallahualam tersebut. Karena ada arti berbeda dari masing-masingnya, mari sahabat muslim fokus pada penjelasan ini.


  • Kesalahan

Kesalahan paling utama yang peletakan tanda petik atas yang salah, dimana kebanyakan meletakkannya seperti ini “wallahu ‘alam”.  Pelafalan ini sangat salah, karena ‘Alam tidak memiliki arti yang jelas, beda dengan ‘alamin atau ‘aalamin yang memiliki arti jelas yaitu alam. Makanya ketika Anda menggunakan pelafalan wllahu’alam tidak akan memiliki arti yang jelas.

Baca Juga : Arti Alhamdulillah Wa Syukurillah

Mungkin saja ketika membacanya seseorang tidak mengetahui atau kurang paham tentang kebenarannya, sehingga akhirnya berdampak pada salah persepsi dan menambah panjang orang yang menggunakan pelafalan yang salah bisa jadi sahabat muslim juga salah satunya.-


  • Koreksi

Untuk selanjutnya sahabat muslim harus meletakkan tanda petik atas seperti ini “wallahu a’lam”  sama halnya dengan penulisan bahasa arabnya yaitu  والله أعلمُ yang memiliki arti Allah lebih mengetahui. A’lam berasal dari ‘alima dan ‘ilman yang artinya mengetahui, sedangkan a’lamu berarti lebih mengetahui sesuatu.

Jadi mulai sekarang jangan salah lagi ya! Karena arti dari wallahu a’lam yang sebenarnya adalah Allah yang maha tahu, gunakanlah pelafalan yang tepat seperti penjelasan di atas.


Pakailah Kalimat Hanya Allah Yang Tahu, Pada Kondisi Ini

Untuk memakai kalimat di atas sebaiknya pada kondisi-kondisi yang memang dianjurkan, sehingga arti dan pemahamannya tidak rancu. Kondisi seperti apakah yang membutuhkan kalimat wallahu a’lam?


  1. Di Akhir Pembicaraan

Ketika sahabat muslim sedang berbicara dengan orang lain tentang sesuatu hal yang menyangkut ilmu baru, dimana sahabat muslim juga baru mempelajarinya namun sudah diminta untuk menjelaskan. Maka untuk menekankan bahwa apapun yang dibicarakan bermuara pada Allah sebagai yang maha tahu, sebaiknya gunakanlah kalimat tersebut.

Baca Juga : Contoh Yang Tepat Menggunakan Kalimat Naudzubillah Min Dzalik

Contohnya: “Menurut saya memang sebaiknya kamu melakukan hal yang terbaik agar tidak salah langkah lagi, tapi wallahu a’alam apapun hasilnya itu adalah kekuasan Allah,”  Apapun yang dilandasi penyerahan diri kepada Allah SWT, adalah sebuah bentuk pengabdian luar biasa dari umat kepada penciptanya.


  1. Penjelasan Yang Meragukan

Ketika sahabat muslim berbicara tentang hal-hal islami yang dijelaskan berdasarkan dalil-dalil tertentu, namun masih ada keraguan atas semua penjelasan tersebut. Sebaiknya gunakanlah kalimat hanya allah yang tahu (wallahualam), karena kebenaran hanyalah milik Allah SWT sang pemilik langit dan bumi.

Jadi siapapun yang mendengar penjelasan sahabat muslim, akan memaknai bahwa jika ingin mengetahui kebenaran yang sempurna bukanlah mencari tahu kepada sesama makhluk. Tapi langsung kepada Allah SWT melalui doa, ibadah, dan memahami Alquran yang merupakan wahyu langsung dariNya.


  1. Menghindari Sifat Sombong

Kalimat ini juga bisa dipakai untuk menghindari rasa tinggi hati di hadapan orang lain, sebab kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Lebih baik merendangkan diri di hadapan Allah SWT sehingga tidak menambah dosa dan hal-hal negatif yang bisa berkembang di dalam hati, seperti sikap riya, iri, bahkan takabur.

Sebagaimana dijelaskan sesuai riwayat dari imam Al-Baihaqi, pada kitab Lisanul Kubro. Dijelaskan bahwa Abdullah bin Mas’ud yang merupakan salah satu sahabat Rasulullah SAW serta dikenal karena jujur itu, menyarankan siapa saja berbicara sesuai dengan ilmu yang dimilikinya jika tidak cukup ilmu sebaiknya mengucapkan wallahu a’lam.


Kalimat Lain Yang Juga Bisa Digunakan

Dalam penggunaannya wallahu a’lam bisa dipadukan dengan beberapa kata lainnya, sehingga menjadi penegasan tentang semua hal bermuara pada kebenaran yang bersumber dari Allah SWT. Pertama adalah kalimat Wallahu a’lamu bis shawab, yang memiliki arti Allah maha tahu hal yang sebenarnya. Penggunaan kalimat ini sering didengar dari para pendakwah ketika menjelaskan sesuatu.

Baca Juga : Apa Bedanya Syukran Jazilan dengan Syukran Lainnya?

Misalnya ketika mereka menjelaskan tentang makna ayat di dalam Alquran, sesuai ilmu yang sudah dipelajari. Di akhir penjelasan biasanya ditambahi dengan kalimat ini sehingga siapapun lebih paham bahwa walaupun wawasan bertambah dan mendekati kebenaran, tapi sejatinya kebenaran yang hakiki itu hanya dari Allah SWT.

Kedua adalah Allahu wa rasuluhu a’lam yang artinya Allah SWT dan RasulNyalah, yang mengetahui apapun yang sedang dijelaskan. Penggunaannya sama saja, yaitu ketika Anda merasa penjabaran sebuah ilmu yang kebenarannya masih belum 100 persen. Tentu yang lebih mengetahui adalah Allah dan Rasul, bukan manusia atau makhluk lainnya di dunia.

Baca Juga : Nama Pembawa Rezeki dan Keberuntungan

Setelah mengetahui segala sesuatu seputar kalimat wallahu a’lam, setidaknya ada wawasan baru yang sahabat muslim ketahui. Baik dari arti kalimat tersebut, cara pelafalan hingga waktu yang tepat untuk menggunakannya. Sehingga ke depannya tidak salah lagi, sebab semua kalimat tersebut merupakan penegasan tentang Allah SWT yang merupakan pemilik alam dan maha tahu atas apapun yang terjadi.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO