Penggunaan Yang Benar Dari Kalimat Lillahi Ta’ala

Posted on

Dalam kehidupan sehari-hari sahabat muslim pasti pernah menggunakan kalimat lillahi ta’ala, bahkan dalam niat melaksanakan ibadah selalu diakhiri dengan kalimat tersebut. Mungkin ada yang menilainya sebagai kalimat penegasan saja, tapi ternyata arti kalimat tersebut sangat mendalam dan memiliki makna luar biasa dalam hidup seseorang di dunia dan akhirat.Lillahi Ta’ala


Arti dan Makna Kalimat Lillahi Ta’ala

Kalimat yang dalam bahasa arabnya ditulis لِلّهِ تَعَالَى  ini memiliki arti umum yaitu karena Allah Ta’ala. Penggunaannya sangat penting, terutama saat mengucapkan niat apapun yang kemudian diakhiri dengan kalimat tersebut. Membacanya akan lebih bermakna tanpa dilafadzkan secara lantang, namun cukup di dalam hati saja.

Sedangkan maknanya sangat mendalam, bukan sekedar berucap niat karena Allah SWT tapi tercermin dalam setiap perbuatan berlandaskan niat tersebut. Karena percuma jika Anda hanya berucap di bibir, namum dalam kenyataannya ada niat terselubung yang bukan karena mengharapkan keridhaan Allah SWT. Sebab Dia maha tahu apa yang ada di dalam hati seluruh umatnya.

Baca Juga : Penggunaan kalimat Hanya Allah Yang Tahu (Wallahualam) Yang Benar

Makna utamanya adalah melakukan segala sesuatu atas nama Allah SWT, misalnya Anda berniat ingin bersedekah kepada orang yang kurang mampu. Maka lakukanlah atas namaNya, bukan untuk mendapat pujian dari orang lain.

Seperti cerita Rasulullah SAW yang tercantum dalam Ensiklopedia Islam Kaffah halaman 261, tentang laki-laki yang mati syahid, lalu dibawa ke hadapan Allah SWT untuk mempertanggung jawabkan semua yang dilakukannya. Disana Allah mengingatkan semua bentuk nikmat yang telah diberikan, kemudian Allah mempertanyakan apa yang dilakukan pria itu dengan nikmat yang didapatnya.

Pria tersebut menegaskan bahwa dia berperang karena Allah SWT hingga syahid. Namun Allah SWT menegaskan bahwa pernyataan laki-laki itu bohong, sebab si laki-laki memiliki niat terselubung agar disebut pemberani oleh orang lain. Alhasil si laki-laki itupun diseret ke dalam neraka, karena kesalahannya dalam berniat dan menggunakan kalimat “karena Allah Ta’ala”.

Dan masih banyak contoh yang membuat orang alim dan banyak melakukan kebaikan, tetap masuk neraka hanya karena salah dalam berniat. Jika sahabat muslim tak ingin seperti itu, mulai sekarang luruskanlah niat memang benar-benar karena Allah SWT. Agar dalam melaksanakan niat benar-benar tulus di jalan Allah, tanpa keterlibatan nafsu dan shahwat di dalamnya.

Baca Juga : Arti Alhamdulillah Wa Syukurillah


Gunakanlah Lillahi Ta’ala Pada Saat Yang Tepat dan Untuk Tujuan Yang Jelas

Mulai sekarang sahabat muslim harus lebih berhati-hati dalam menggunakan kalimat Lillahi Ta’ala. Yang paling penting gunakan pada saat yang benar-benar tepat, dan jelas tujuan digunakannya sehingga bisa dipertanggungjawabkan di kadapan Allah SWT.


  1. Niat

Dalam mengutarakan sebuah niat, sahabat muslim bisa menggunakan kalimat tersebut karena segala amalan sangat bergantung kepada niat yang disebutkan. Seperti penggalan hadits HR. Bukhari dan Muslim إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ. Ketika niat diucapkan karena Allah Ta’ala maka harus dilanjutkan dengan perbuatan yang sesuai dengan niat tersebut.


  1. Mengharap Ridho Allah SWT

Berharaplah ridha dari Allah SWT, melalui segala hal yang dilakukan karena Allah Ta’ala. Seperti dijabarkan dalam Surat Al Bayyinah ayat lima yang rangkuman artinya, tentang firman Allah kepada umat yang disuruh menyembah Allah dan memurnikan ketaatannya hanya kepada Allah SWT. Baik dalam menjalankan agama dan melakukan segala perintahNya.


  1. Berdakwah

Ketika sahabat muslim ingin berdakwah, maka jalankanlah dakwah tersebut karena Allah Ta’ala. Ajaklah sebanyak mungkin orang untuk melakukan kebaikan di jalan Allah, dan lakukanlah dengan ikhlas dan memang karena Allah semata. Bukan untuk mendapatkan sanjungan dari orang atau mencari pengikut setia.

Baca Juga : Contoh Yang Tepat Menggunakan Kalimat Naudzubillah Min Dzalik


  1. Bersedekah

Sama halnya dengan berdakwah saat bersedekah cobalah untuk ikhlas karena Allah Ta’ala, dengan begitu pahalanya akan mengalir lancar sesuai janji Allah SWT dalam Surat An-nisa ayat 114.

 لَّا خَيْرَ فِى كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَىٰهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَٰحٍۭ بَيْنَ ٱلنَّاسِ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِ ٱللَّه

ِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

Artinya: Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.


  1. Bekerja

Dalam melakukan pekerjaan apapun sahabat muslim berserahlah kepada Allah, agar semua pekerjaan berjalan lancar dan hasilnya benar-benar bermanfaat. Berdoalah karena Allah dan yakinkan diri bahwa, semua pekerjaan atas landasan kepatuhan kepada Allah SWT akan memberikan kepuasan tersendiri.


Manfaat Memaknai Lillahi Ta’ala Dengan Tepat

Banyak manfaat yang bisa sahabat muslim rasakan, ketika menerapkan penggunaan kalimat yang artinya karena Allah ta’ala tersebut dalan kehidupan. Beberapa diantaranya adalah:

Baca Juga : Apa Bedanya Syukran Jazilan dengan Syukran Lainnya?


  1. Menyadari Diri Sebagai Makhluk Allah SWT

Kalimat tersebut memiliki makna mendalam, ketika sahabat muslim paham maknanya maka kesadaran bahwa manusia hanya makhluk Allah akan membuat ketaatan kepadaNya semakin meningkat. Dan semua hal yang dilakukan akan berlandaskan pada ketentuan Allah SWT.


  1. Terhindar Dari Sifat Sombong

Orang sombong itu ada karena rasa lebih dari orang lain, tapi ketika dia menyadari bahwa Allah SWT adalah pemilik segala sesuatu dan setiap tindakan dilakukan karenaNya. Maka sikap sombong akan menjauh, karena sahabat muslim akan merasa sangat sadar kalau kesempurnaan hanya milik Allah SWT.


  1. Menjadi Sosok Yang Lebih Ikhlas

Cobalah resapi makna dari kalimat “karena Allah ta’ala”, maka sahabat muslim akan merasa sangat ikhlas dalam melakukan segala sesuatu. Karena hanya bersandar pada Allah bukan makhluk lainnya.


  1. Tenang Dalam Menjalankan Hidup

Orang yang menjalankan hidup karena Allah ta’ala akan merasakan ketenangan luar biasa, sebab tidak ada rasa ingin lebih dari orang lain. Yang ada hanya keinginan mengumpulkan banyak pahala dan menambah keimanan kepadaNya.

Baca Juga : Nama Pembawa Rezeki dan Keberuntungan

Jangan lagi meremehkan kalimat “Karena Allah Ta’ala” yang sering sahabat gunakan setiap hari, dalam beribadah maupun berniat atas apapun. Karena ternyata maknanya sangat mendalam dan berdampak pada sejauh mana sahabat muslim mampu menjadi hamba Allah SWT yang benar-benar beriman, ikhlas, dan berserah diri hanya kepadaNya.

Pemuda Muslim Yang Hoby Menulis #Publisher #Programmer #Blogger #SEO